Bandung – Persib Bandung akan menghadapi tantangan berat di fase grup AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027 setelah hasil drawing resmi mengelompokkan Maung Bandung bersama FC Seoul, Melbourne Victory, dan The Cong-Viettel. Undian yang digelar oleh Asian Football Confederation (AFC) menempatkan Persib di Grup E wilayah timur, yang diprediksi menjadi salah satu grup terberat dalam kompetisi tersebut.
Laga perdana Persib di fase grup akan berlangsung pada Senin, 31 Agustus 2026, melawan Manila Digger di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun, sebelum itu, Persib harus terlebih dahulu lolos dari babak play-off yang mempertemukan mereka dengan Manila Digger. Pemenang laga ini akan langsung melaju ke fase grup dan bergabung dengan tiga tim lainnya yang telah lolos lebih dulu.
FC Seoul dan Melbourne Victory menjadi dua lawan utama yang harus dihadapi Persib di fase grup. Kedua klub ini bukan hanya berpengalaman di kompetisi Asia, tetapi juga memiliki catatan prestasi yang mengesankan di level domestik. FC Seoul, yang berbasis di Korea Selatan, adalah pemilik enam gelar KLeague dan pernah dua kali menjadi runner-up Liga Champions Asia, yakni pada 2001-2002 dan 2013. Sementara itu, Melbourne Victory dari Australia telah tujuh kali meraih gelar A-League dan dikenal sebagai salah satu klub terkuat di kawasan Asia Tenggara.
Pelatih Persib, Igor Tolic, dituntut untuk menyiapkan strategi matang agar bisa mengulangi atau bahkan melampaui pencapaian musim lalu, ketika Persib berhasil lolos ke babak 16 besar. Dalam uji coba terakhir di Dewata Challenge Series, Tolic telah menguji sejumlah pemain baru untuk memperkuat skuad, meski harus kehilangan bek andalan Sandy Walsh yang cedera usai membela timnas. Kehilangan Walsh menjadi pukulan telak, mengingat perannya yang krusial dalam lini pertahanan Persib.
Selain dua raksasa Asia tersebut, Persib juga harus waspada terhadap The Cong-Viettel dari Vietnam. Klub asal Vietnam ini dikenal dengan permainan kolektif yang solid dan pernah mencapai babak semifinal Piala AFF 2022 sebelum akhirnya disingkirkan oleh Kuala Lumpur City. “Kami tidak boleh meremehkan satu pun lawan di fase grup. Setiap pertandingan akan menjadi ujian berat, dan kami harus siap secara fisik maupun mental,” ujar Tolic dalam konferensi pers setelah pengumuman hasil drawing.
Persib sendiri memasuki ACL 2 2026-2027 dengan modal kepercayaan diri tinggi setelah tampil impresif di kompetisi domestik. Namun, perjalanan di kompetisi kontinental ini diprediksi akan jauh lebih sulit dibandingkan dua edisi sebelumnya. Para pendukung Maung Bandung berharap Tolic dan para pemain bisa memberikan kejutan dan membawa Persib melaju lebih jauh dari pencapaian sebelumnya.
Fase grup ACL 2 2026-2027 akan menjadi ajang pembuktian bagi Persib untuk menunjukkan kualitasnya di level Asia. Dengan lawan-lawannya yang memiliki pengalaman dan prestasi mentereng, Persib harus tampil maksimal sejak laga pertama agar bisa lolos ke babak berikutnya. Para Bobotoh pun diharapkan tetap memberikan dukungan penuh, baik di kandang maupun saat Persib bertanding tandang.

