Bandung – Persib Bandung resmi meraih penghargaan “Klub Bebas Narkoba” dalam acara penganugerahan *Kampus Bersinar* yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat, Kamis (12/9/2024). Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen klub Maung dalam menjaga integritas pemain dan staf dari ancaman penyalahgunaan narkoba, sekaligus memperkuat citra sebagai klub profesional yang peduli terhadap kesehatan dan disiplin.
Pelatih kepala Persib, Igor Tolic, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari program edukasi dan pengawasan ketat yang diterapkan sejak awal musim. “Kami tidak hanya fokus pada performa di lapangan, tapi juga pada aspek mental dan fisik pemain. Narkoba adalah musuh bersama, dan kami bertekad menjadikan Persib sebagai contoh klub bersih,” ujar Tolic dalam sambutannya. Program ini mencakup tes doping rutin, sosialisasi bahaya narkoba, serta kerja sama dengan BNN untuk pelatihan pencegahan.
Penghargaan ini juga sejalan dengan upaya Persib untuk mempertahankan skuad berkualitas jelang laga krusial di kompetisi domestik dan Asia Champions League (ACL). Beberapa pemain Persib yang baru kembali dari tugas timnas, seperti Sandy Walsh, turut menjadi perhatian khusus terkait kondisi fisik dan pemulihan. “Kami memantau setiap pemain, termasuk mereka yang baru pulang dari timnas. Kesehatan dan kebugaran adalah prioritas,” tambah Tolic, merujuk pada cedera ringan yang dibawa Walsh dari laga internasional.
Ketua BNN Jawa Barat, Brigjen Pol. (Purn) Drs. Agus Irianto, mengapresiasi langkah Persib yang dinilai proaktif dalam pencegahan narkoba. “Persib bukan hanya klub sepak bola, tapi juga agen perubahan. Penghargaan ini diharapkan bisa menginspirasi klub lain untuk menerapkan kebijakan serupa,” katanya. Ia menambahkan, program *Kampus Bersinar* kini diperluas ke seluruh institusi olahraga di Jawa Barat, termasuk klub-klub Liga 1.
Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Persib berencana menggandeng sekolah-sekolah di Bandung untuk menyosialisasikan bahaya narkoba melalui kegiatan *Persib Goes to School*. “Kami ingin menciptakan generasi muda yang tidak hanya hebat di lapangan, tapi juga bersih dari narkoba,” tegas CEO Persib, Glenn Sagita. Langkah ini juga sejalan dengan visi klub untuk menjadi pusat pembinaan atlet muda yang berprestasi dan berkarakter.
Dengan penghargaan ini, Persib semakin mengukuhkan posisinya sebagai klub yang tidak hanya unggul di lapangan, tetapi juga dalam tata kelola dan tanggung jawab sosial. Di tengah persaingan ketat di Liga 1 dan ACL, komitmen terhadap kebersihan narkoba menjadi modal penting untuk meraih prestasi tanpa cela.

