Persib Bandung bersiap menghadapi laga krusial melawan Bali United dalam lanjutan turnamen pramusim Dewata Challenge Series 2026 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (18/8) pukul 19.30 WIB. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi Maung Bandung setelah sebelumnya menjalani uji coba dengan skuad anyar.
Dalam lima pertemuan terakhir di kompetisi resmi, Persib unggul dengan rekor head to head yang cukup meyakinkan. Pada 12 April 2026, Persib menang 3-2 di kandang. Sebelumnya, pada 1 November 2025, Maung Bandung juga sukses meraih kemenangan tandang 1-0. Rekor positif ini berlanjut dengan kemenangan 2-1 pada 18 April 2025 dan hasil imbang 1-1 di laga tandang pada 7 Januari 2025. Persib bahkan mencatatkan kemenangan telak 3-0 pada 18 Mei 2024.
Kesiapan Persib semakin diperkuat dengan kondisi fisik Eliano Reijnders yang siap tampil. Bek sayap berusia 24 tahun ini baru saja bergabung dengan Persib setelah membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Dalam pernyataan resmi klub, Reijnders menegaskan kesiapannya jika dipercaya tampil. “Saya siap untuk bermain, begitu juga semua pemain lainnya di tim. Semoga kita bisa memenangi pertandingan ini,” ujarnya.
Pelatih Thomas Doll diharapkan memanfaatkan momentum ini untuk menguji strategi dan kekompakan tim menjelang kompetisi resmi. Absennya Sandy Walsh menjadi tantangan tersendiri, namun kehadiran pemain baru seperti Reijnders diharapkan dapat memperkuat lini pertahanan. Persib juga akan mengandalkan Mariano Peralta yang baru saja mencetak gol perdana saat mengalahkan Sabah FC 3-0 di Bali.
Bagi Persib, laga ini bukan sekadar uji coba, melainkan kesempatan untuk membangun chemistry tim sebelum menghadapi tantangan berat di kompetisi domestik dan play-off AFC Champions League 2 2026/2027. Sementara bagi Bali United, pertandingan ini menjadi momentum untuk memperbaiki performa setelah hasil kurang memuaskan di awal pramusim.
Dengan dukungan penuh Bobotoh yang akan memadati Stadion Kapten I Wayan Dipta, Persib dituntut untuk tampil maksimal. Kemenangan melawan Bali United akan menjadi modal psikologis penting sebelum menghadapi lawan-lawan tangguh di fase grup ACL 2 musim depan.

