Bandung, 18 Agustus 2026 – Persib Bandung menutup rangkaian Dewata Challenge Series 2026 dengan kemenangan spektakuler, mengalahkan Bali United dengan skor telak dalam laga pamungkas yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Selasa malam. Mariano Peralta menjadi pahlawan Maung Bandung dengan mencetak gol krusial yang mengunci kemenangan 2-0, sekaligus mengukuhkan dominasi tim berjuluk Pangeran Biru di turnamen pramusim kali ini.
Laga yang berlangsung sengit ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim jelang kompetisi Liga 1 2026/2027. Persib, yang sebelumnya telah menaklukkan Sabah FC dengan skor 3-0, tampil dengan formasi 4-3-3 yang dipimpin pelatih Igor Tolic. Sementara Bali United, yang baru saja merekrut gelandang berpengalaman Jay Herdman dari Kanada, berusaha keras membendung serangan Persib sejak menit awal.
Gol pertama Persib lahir pada menit ke-34 melalui sundulan Beckham Putra, memanfaatkan umpan silang dari sayap kanan. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Bali United menyamakan kedudukan lewat gol cepat di menit ke-42, memanfaatkan kesalahan lini belakang Persib. Babak pertama pun berakhir dengan skor 1-1, meninggalkan ketegangan hingga peluit akhir.
Di babak kedua, Tolic melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Mariano Peralta sebagai false nine, menggantikan David da Silva yang kurang produktif. Strategi ini terbukti ampuh. Pada menit ke-67, Peralta berhasil mengecoh dua bek Bali United sebelum melepaskan tendangan keras yang tak mampu dihalau kiper Serdadu Tridatu. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Persib, sekaligus menegaskan statusnya sebagai pemain kunci tim.
“Kami datang ke Bali bukan untuk bermain imbang. Target kami adalah tiga poin, dan kami berhasil meraihnya. Mariano menunjukkan kelasnya malam ini, dan seluruh tim bermain dengan disiplin,” ujar Tolic dalam konferensi pers pascalaga. Sementara itu, pelatih Bali United, Stefano Cugurra, mengakui keunggulan Persib namun tetap optimistis menjelang Liga 1. “Kami masih dalam tahap pembentukan tim. Ada banyak hal yang perlu diperbaiki, tapi semangat pemain tidak boleh padam,” katanya.
Dengan kemenangan ini, Persib mengakhiri Dewata Challenge Series 2026 dengan rekor sempurna: tiga kemenangan dari tiga laga, tanpa kebobolan satu gol pun. Pencapaian ini menjadi modal berharga bagi Maung Bandung sebelum menghadapi kompetisi resmi yang akan dimulai pekan depan. Para pendukung, yang memadati titik-titik nobar di Bandung Raya, berharap momentum ini dapat dibawa ke laga-laga berikutnya.
Sementara itu, Mariano Peralta yang mencetak dua gol dalam dua laga terakhir, semakin menunjukkan adaptasinya yang matang di Liga 1. “Saya senang bisa berkontribusi untuk tim. Setiap pertandingan adalah kesempatan untuk belajar dan berkembang,” ujarnya. Penampilan gemilangnya ini juga menjadi sinyal positif bagi pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang tengah mencari pemain-pemain tajam untuk memperkuat lini depan Garuda.
Dewata Challenge Series 2026 sendiri menjadi ajang pemanasan yang sukses bagi klub-klub Liga 1. Selain Persib dan Bali United, turnamen ini juga diikuti oleh Sabah FC dan Persebaya Surabaya. Meskipun hanya berlangsung selama seminggu, turnamen ini berhasil menyajikan pertandingan-pertandingan berkualitas dan menjadi tolak ukur kesiapan tim menjelang kompetisi resmi.
Bagi Persib, tantangan selanjutnya adalah mempertahankan performa apik ini di Liga 1. Laga pembuka mereka akan menghadapi PSIS Semarang pada 24 Agustus 2026. Sementara Bali United akan menjamu Persija Jakarta dalam laga yang diprediksi sengit, mengingat kedua tim sama-sama melakukan transfer pemain mewah pada bursa transfer musim ini.
