Bandung, 18 Agustus 2026 – Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi dua klub yang paling mencolok dalam pergerakan bursa transfer Super League 2026/2027. Persib, sebagai juara bertahan, melakukan sejumlah perekrutan besar untuk mempertahankan dominasinya di kompetisi elite Indonesia yang akan bergulir pada September 2026.
Maung Bandung mendatangkan sejumlah pemain bintang, termasuk Gabriel Mutombo, Luka Menalo, Sandy Walsh, dan Ragnar Oratmangoen. Selain itu, Gakuto Notsuda, Balsa Sekulic, Mariano Peralta, dan Danijel Loncar juga bergabung untuk memperkuat skuad. Namun, Persib harus melepas beberapa pemain kunci seperti Andrew Jung, yang mencetak 16 gol pada musim sebelumnya, serta Dimas Drajad, Frans Putros, dan Alfeandra Dewangga.
Persib juga menghadapi tantangan administratif yang cukup serius. Klub ini tercatat dalam daftar FIFA Registration Bans, yang berpotensi menghambat pendaftaran pemain baru. Situasi ini menjadi perhatian utama manajemen Persib menjelang dimulainya musim baru. Untuk mengatasi krisis pemain, Persib dikabarkan akan memberi kesempatan lebih besar kepada pemain muda dan baru dalam laga uji coba mendatang.
Di sisi lain, Persija Jakarta juga tidak kalah agresif dalam memperkuat skuad. Macan Kemayoran mendatangkan sejumlah pemain berkualitas seperti Victor Dethan, Pratama Arhan, dan Nadeo Argawinata. Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, Kyohei Yoshino, Kwon Chang-hoon, dan Stjepan Loncar turut memperkuat barisan Persija. Namun, klub ibu kota ini harus melepas beberapa pemain penting seperti Allano Lima, Jean Mota, Bruno Tubarao, dan Carlos Eduardo.
Borneo FC juga termasuk klub yang aktif di bursa transfer. Pesut Etam mendatangkan Christian Matheus, Iago Mendonca, Gabriel Oliveira, Davy N’Goma, Rodrigo Varanda, Ruben Lopez, Njabulo Blom, Kadu Monteiro, dan Muhammad Ridho. Namun, mereka kehilangan sejumlah pemain kunci seperti Kei Hirose, Koldo Obieta, Nadeo Argawinata, dan Stefano Lilipaly.
Dengan bursa transfer yang masih terbuka hingga akhir Agustus, sejumlah klub masih berpotensi melakukan perubahan skuad. Persib dan Persija, yang menjadi sorotan utama, diharapkan dapat memaksimalkan kekuatan baru mereka untuk bersaing di musim yang akan datang.
Sementara itu, tantangan logistik dan kualitas pemain juga menjadi perhatian utama bagi klub-klub yang akan berlaga di kompetisi internasional seperti ACL 2. Persib, misalnya, harus mempersiapkan skuad dengan matang untuk menghadapi tantangan logistik dan kualitas di ACL 2, seperti yang diungkapkan oleh manajemen klub.

