Bandung, 19 Agustus 2026 – Laga panas Persib Bandung vs Bali United dalam Dewata Challenge Series 2026 bukan sekadar uji coba biasa. Pelatih Persib, Igor Tolic, mengungkapkan misi krusial di balik pertandingan ini: mempersiapkan tim menghadapi play-off AFC Champions League 2 2026/2027 dengan waktu persiapan yang terbatas.
“Kami hanya punya 15 hari untuk mempersiapkan diri sebelum laga melawan Manila Digger. Pertandingan melawan Bali United ini menjadi kesempatan emas untuk menguji taktik dan memberikan pengalaman berharga bagi seluruh pemain,” kata Tolic, Selasa (18/8/2026). Ia menegaskan bahwa setiap pemain akan diberi kesempatan tampil untuk menemukan pola permainan terbaik.
Di sisi lain, Bali United tak ingin kehilangan muka di kandang sendiri. Pelatih Johnny Jansen menargetkan tiga poin penuh untuk memperkuat posisi mereka sebagai kandidat juara. “Kami sangat siap. Fokus kami adalah meningkatkan level permainan dan memberikan performa terbaik,” ujar Jansen, Senin (17/8/2026). Ia juga berharap dukungan penuh suporter Setan Tridatu di Stadion Kapten I Wayan Dipta untuk memompa semangat tim.
Jansen menambahkan, kemenangan di laga pramusim tahun lalu menjadi modal psikologis. “Dukungan suporter sangat berpengaruh. Kami berharap hal serupa terjadi lagi untuk memperkuat proses persiapan menuju kompetisi resmi,” tutupnya.
Persib akan menurunkan formasi 3-4-3 dengan Teja Paku Alam sebagai kiper. Gabriel Mutombo, Kakang Rudianto, dan Patricio Matricardi mengisi lini belakang, sementara Mariano Peralta dan Notsuda Gakuto menjadi motor serangan. Bali United, yang baru saja mendatangkan Jay Herdman, diprediksi tampil agresif untuk meraih kemenangan di depan pendukungnya.
Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim sebelum kompetisi resmi bergulir. Bagi Persib, hasil di Bali akan menentukan kesiapan mereka menghadapi tantangan berat di Asia. Sementara Bali United bertekad memanfaatkan momentum pramusim untuk membangun kepercayaan diri menjelang Liga 1 2026/2027.

